Polisi Melakukan Operasi Zebra

Dalih-Dalih Pengendara yang Terjaring Operasi Zebra

Pengendara terjaring operasi zebra dimana asap hitam terlihat mengepul pekat dari knalpot metromini tua yang mana berhenti seenaknya saja di pinggir jalan.

Tepatnya di dekat Terminal Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Klakson dari para penggendara silih berganti menyalak sumbang.

Orang yang melinta di sana jalan semau mereka saja. Di tengah hiruk pikuk dan kesemrawutan itu.

Maria berdiri dengan raut yang penuh dengan kekesalan karena ia termasuk salah satu yang terjaring operasi Zebra yang digelar Selasa (6/11) siang di kawasan tersebut.

Dalih Dalih Pengendara terjaring operasi zebra

Maria pasalnya terjaring di jalan raya Pasar Minggu tepatnya setelah palang pintu kereta api pada lajur menuju Depok. Polisi akhirnya menilang Maria karena tak menyalakan lampu utamanya. Namun seperti para pengendara umumnya, Maria memiliki seribu dalih untuk menutupi kesalahannya itu. ia mengatakan bahwa ia lalai tak sadar tidak menyalakan lampu utamanya.

“Cuma nggak ngeh aja, dari rumah langsung keluar nggak taunya mati. Enggak tahu juga kalau ada razia,” katanya lagi.

Namun Maria bukan lah satu-satunya pengendara yang terjaring Operasi Zebra di kawasan Pasar Minggu itu. bersama dia, ada kira-kira 5 sampai dengan 6 pengendara togel sgp yang ikut terkena juga razia Operasi Zebra di jalur menuju Depok. Pengendara-pengendara yang lainnya, sama seperti Maria juga, memiliki pemakluman atas kesalahan-kesalahan mereka juga.

Misalnya saja Sugiarti, yang terjaring karena dirinya tak bawa SIMnya. Ia tahu larangan berkendara tanpa SIM, tapi ia berdalih terpaksa jalan tanpa membawa SIM karena alasan pekerjaan. “Saya mau kerja soalnya,” ungkap Sugiarti.

Sementara itu Indra mengaku baru saja mengetahui peraturan yang mana melarang pengendaranya menunggak pajak kendaraan. Indra pun akhirnya ditangkap karena menunggak pajak selama kurang lebih 2 tahun. “Sudah tahu tapi baru akhir-akhir ini saja tahunya dari media TV, jadi yang karena baru tahu juga,” dalihnya.

Ada yang memiliki dalih, namun tidak sedikit juga yang menolak atas kesalahannya. Salah satunya adalah Yuda. Ketika ia terkena razia, ia mengatakan lupa membawa STNK. “Saya lupa. Bukannya karena pelanggaran bagaimana. tetap melanggar, sih, ya, Cuma kelupaan. Kesadaran diri saja,” katanya dikutip dari CNN Indonesia.

Pengendara terjaring operasi zebra dari 30 Oktober-12 November 2018

Pengendara Operasi Zebra yang digelar di jalan raya Pasar Minggu digelar pada 2 lajur jalan yang mengarah ke Depok dan juga Pancoran.

Di sana polisi-polisi Cuma butuh waktu kira-kira 30 menit saja sejak operasi digelar untuk menilang belasan pengendara.

Polisi juga sudah bersiap menghadapi dalih, klaim atau alasan pengendara-pengendara yang terjaring operasi ini. akan tetapi alasan dan dalih ini sering sekali membuang waktu mereka.

Kemarin Selasa (6/11) misalnya, yang merupakan hari kedelapan Operasi Zebra itu polisi sudah menilang ribuan pengendara mobil dan motor di ibu kota.

Di Jaksel, menurut salah satu polisi, kasus yang ditindak per harinya bisa mencapai 400 sampai dengan 500 kendaraan.

Operasi yang digelar ini akan sampai pada tanggal 12 November 2018. Menurut Brigadir Jenderal Wahyu Hadiningrat, Wakapolda Metro Jaya,

operasi ini memiliki tujuan meningkatkan disiplin, menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalin, meminimalisasi pelanggaran dan juga kecelakaan lalin, mewujudkan situasi kamseltibcarlantas menjelang perayaan Natal dan juga Tahun Baru 2019, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat pada polisi. Dengan demikian, diharapkan masyarakat bisa mematuhi semua peraturan dalam berkendara termasuk menaati semua peraturan lalu lintas saat berkendara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *